Warga Jogja 80% Menolak Asuransi Rumah

Kesukaan penduduk Jogja kepada asuransi property atau asuransi tempat tinggal masihlah rendah. Sampai kini, pemakaian asuransi masihlah didominasi asuransi jiwa.

Wakil Ketua Komisariat Asosiasi Pakar Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) Cabang Jogja, Nureni Susilowati (Eni) mengemukakan, dengan cara umum, kesadaran penduduk Jogja kepada asuransi tempat tinggal relatif masihlah rendah.

Keinginan kepada perlindungan resiko rata-rata terkait trend, seperti sehabis kerusuhan, huru hara, atau gempa bumi, keinginan asuransi tempat tinggal bertambah.

BACA :  asuransi allianz kesehatan

“Banjir, termasuk juga peristiwa yang sampai kini di anggap kurang berisiko di lokasi Jogja jadi cuma beberapa orang yang sadar asuransi serta tdk peka harga saja yang beli, ” kata Eni yang menjabat menjadi Kepala Asuransi Recapital Cabang Jogja.

Eni mengemukakan, rate premi asuransi banjir udah ditetapkan dari Otoritas Layanan Keuangan (OJK). Rate asuransi tempat tinggal buat kebakaran, kerusuhan serta banjir menurut dia relatif terjangkau dikarenakan dihitung per mil (per seribu) dari nilai bangunan yang diasuransikan. Sesaat buat mobil lebih mahal dikarenakan hitungannya dalam %.

“Recapital termasuk juga pemain mobil, asuransi property cuma lebih kurang 25 % dari keseluruhan penjualan, itupun semakin banyak buat pabrik serta gudang. Sesaat buat tempat tinggal masihlah dibawah lima % dari keseluruhan penjualan, ” tuturnya.

Business Development Manager (ABDM) Avrist, Anastasia Setyo Lestari mengemukakan, bencana alam memanglah tdk dapat di perkirakan, termasuk juga banjir serta tanah longsor yang menyerang.menimpa lebih dari satu titik di DIY minggu saat lalu. Akibatnya dari bencana itu, beberapa ratus tempat tinggal rusak.

“Di Jogja, kesadaran buat punya asuransi tempat tinggal masihlah kurang. Cuma pebisnis saja, dikarenakan mereka mengusulkan credit jadi agunannya mesti diasuransikan, ” tukasnya, Senin (4/11/2017).

LIHAT JUGA :  asuransi aca mobil

Penduduk yang murni punya kesadaran buat mengasuransikan tempat tinggalnya masihlah sedikit, meskipun premi yang dibayarkan lebih murah dibanding asuransi mobil. Apabila premi asuransi tempat tinggal cuma kira-kira Rp500. 000 per th., premi mobil hingga Rp 3 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *