OJK Catat Laba Besar Dari Industri Asuransi

Periode awal th. 2017 kelihatannya daftar asuransi jiwa terbaik masih tetap jadi peristiwa yang cukup berat untuk industri asuransi jiwa. Hal semacam ini tercermin dari pencapaian laba yang masih tetap seret hingga bln. April.

Screenshot_12

Data Otoritas Layanan Keuangan (OJK) mencatat, hingga empat bln. pertama th. ini industri asuransi jiwa mencatatkan laba sesudah pajak sebesar Rp 3, 14 triliun. Angka ini turun tidak tebal dari periode yang sama th. lantas sebesar Rp 3, 21 triliun.

 

Keadaan investasi yang lesu dimuka th. klaim asuransi TLO ini dituding jadi satu diantara penyebabnya seretnya keuntungan yang didapat industri asuransi jiwa. Data yang sama memanglah mengatakan hasil investasi juga alami penurunan dari Rp 8, 78 triliun jadi Rp 8, 59 triliun.

 

Direktur PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo mengaku, lesunya hasil investasi ini cukup beresiko pada pencapaian laba. Maklum, untuk aktor usaha asuransi jiwa komponen investasi adalah satu diantara sumber pendapatan yang cukup dihandalkan.

Baca Juga : cara memakai bpjs

Keadaan ini ikut menghimpit pencapaian laba perseroan dimuka 2017. Hingga bln. Mei, Harry katakan, pihaknya baru menyatukan laba di kisaran Rp 230 miliar.

 

Angka ini dia mengaku turun cukup besar di banding periode yang sama di th. kemarin. Dimana pada Mei 2016, Jiwasraya telah dapat menyatukan keuntungan lebih dari Rp 500 miliar. ” Tetapi ini memanglah banyak di pengaruhi oleh iklim investasi yang dihadapi oleh aktor industri, ” katanya sekian waktu lalu.

 

Dengan keadaan begini, ia meneruskan, pihaknya mesti lebih memutar otak dalam menggenjot laba. Bukan sekedar dengan menggeber pencapaian premi, tetapi juga lebih cermat dalam peletakan investasi supaya dapat bisa hasil yang maksimum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *